Apakah kamu tau tentang pengertian cerpen itu ? kamu suka membaca cepen ? cerita pendek pastinya telah  familiar semenjak di bangku sekolah dasar.bermacam cerita pernah kita baca di buku,majalah,tabloid,tetapi apakah kamu tau apasih perbedaan dari cerpen dan cerita-cerita lainya?. Bagi kamu yang ingin menulis cerpen ,harus menyimak pengertian tentang cerpen berikut ini.

Pengertian cerpen( Cerita Pendek)

Seperti yang anda ketahui,cerpen itu merupakan sebuah karya satra dalam bentuk tulisan yang menceritakan sebuah kisah fiksi yang lalu diringkas secara pendek dan jelas. Cerpen biasanya hanya membahas tentang permasalahan yang di alami oleh satu tokoh saja.

Cerpen bisa juga dapat disebut sebebagai fiksi prosa karena cerita yang disuguhkan hanya berpusat di satu permasalahan yang dialami oleh tokoh mulai dari pengenalan karakter sampai dengan penyesaian permasalahan yang dialami oleh tokoh tersebut.Cerpen juga terdiri tidak lebih dari 10.000 kata yang biasanya selesai dibaca dalam waktu 10-30 menit.Bahasa yang digunakan untuk penulisan cerpen yaitu Bahasa sehari hari.

sebuah cerpen mengisahkan sepenggal kehidupan tokoh yang penuh pertikaian,peristiwa,dan pengalaman.oleh karena hanya mengisahkan masalah sederhana dan diceritakan secara singkat,tokoh,dalam cerpen tidak sampai mengalami perubahan nasib.

Kerangka Cerpen

Setelah mengetahiu pengertian cerpen,pasti kamu penasaran bagaimana sih kerangka dari cerpen tersebut?Langsung saja,berikut ini adalah kerangka cerpen yang harus di siapkan untuk membuat sebuah cerpen.

1.Tema

Hal yang paling cukup penting dalam penulisan cerpen yaitu tema,kita harus menentukan tema dalam proses pembuatan cerpen tersebut.

Tema dapat diartikan sebagai ide yang mempengaruhi cerita pada cerpen.Dimana ide inilah yang berfungsi sebagai ruh dan nyawa pada cerpen.jika ide dan pengemasan cerpen menarik akan menambah rasa ingin tau dari pembacanya. Dimana tema sebagai gambaran secara umum tentang kisah yang hendak diceritakan  

2. Watak

Sementara itu watak merupakan penokohan yang juga termasuk ke dalam unsur intrinsik.Dibagian ini penulisan cerpen juga memerlukan sebuah watak untuk penokohan.penokohan ada beberapa macam yaitu tokoh baik,jahat,dan penengah.

Terkait penggambaran watak dari si tokoh pada cerpen tersebut kamu bisa melakukan penonjolan perilakunya,sikapnya atau lewat tutur ucapan dari si tokoh tersebut bahkan dari segi pandangan juga.

Supaya watak di cerpen di bilang sukses dan berhasil,maka penulis diminta meringkas cerita dengan semenarik mungkin,supaya cerpen terlihat menarik kamu dapat menambahkan membangun stuktur,alur serta pembangunan diksi yang tepat agar pembaca tertarik atau terbawa suasana dari cerpen tersebut.

3.Cerita

Kerangka cerpen yang ketiga yaitu cerita.Dibagian ini penulis bisa untuk menceritakan secara jelas dan bebas peristiwa yang akan di angkat pada cerpen tersebut.

Dibagian penulisan  ini cerita juga mempunyai kerangka dasar yang perlu kamu pahahami.Diantaranya sebagai berikut:

  1. Perkenalan dan pembuka
  2. Konflik
  3. Klimaks
  4. Penyelesaian

4. Amanat

Kerangka cerpen yang ke empat yaitu amanat,Amanat merupakan pesan yang hendak di sampaikan oleh penulis kepada pembaca.Penyampaian amanat ada dua  macam yaitu penyampaian secara tersirat maupun tersurat.Jika cerpen di tujukan kepada anak-anak atau remaja amanat akan disampaikan secara tersurat atau akan ditulis secara jelas oleh penulis.

Sebaliknya,jika cerpen di tujukan oleh pembaca dewasa,maka amanat cerpen akan disampaikan secara tersirat. Kenyatannya tidak ada peraturan yang mengatur harus semedemikian rupa.

5.Sinopsis

Sinopsis yang bagus ditulis dengan semenarik mungkin. Jadi pastikan penulisan sinopsis dapat menarik minat pembaca untuk membaca cerpen sampai selesai.Penulisan sinopsis dituliskan secara singkat dan jelas.

Cara penulisan sinopsis adalah hindari penulisan yang bersifat terperinci kamu cukup menulis hal-hal yang penting dan yang paling menarik.Satu hal yang paling penting yaitu dalam penulisan sinopsis cerita tidak boleh menyimpang dari peristiwa atau cerita yang sebenarnya.

Struktur cerpen

Struktur cerpen itu terdiri dari 6 macam yaitu:abstrak,orientasi,rangkaian peristiwa,komplikasi,resolusi,dan koda.Nah untuk penjelasan lebih lengkapnya ada di bawah ini!!

1.abstrak

Abstrak merupakan bagian cerpen yang menggambarkan keseluruhan isi cerita yang akan diceritakan.

2.orientasi

Orientasi cerpen merupakan pengenalan tokoh,waktu,menata adegan ,dan hubungan antar tokoh.

3. rangkaian peristiwa

Serangkaian peristiwa merupakan rangkaian peristiwa yang tak terduga

4.komplikasi

Komplikasi merupakan konflik atau puncak masalah dalam sebuah cerita.

5.resolusi

Pada bagian ini merupakan menceritakan solusi dari konflik yang sedang dihadapi oleh tokoh tersebut.

6.koda

Koda merupakan komentar akhir terhadap keseluruhan isi cerita .Bagian ini bisa disebur dengan kesimpulan cerita.

Fungsi cerpen

Nah sekarang kamu harus mengetahui fungsi dari cerpen itu apa saja,fungsi cerpen itu ada 5 yaitu:

1.fungsi rekreatif yaitu sebagai penghibur bagi para pembaca.

2.fungsi estetis yaitu bagiaan yang memiliki nilai estetika atau nilai keindahan sehingga memberi rasa puas bagi para pembacanya.

3.fungsi molaritas yaitu bagian yang memiliki nilai normal sehingga pembaca tau mana sisi yang baik maupun yang buruk.

4.fungsi didaktif yaitu bagianyang memberi pelajaran kepada para pembacanya

5.fungsi relegiusitas yaitu bagian yang memberikan pelajaran relegius yang dapat dijadikan contoh bagi para pembacanya.

Ciri-ciri cerpen

Cerpen memiliki ciri-ciri yaitu:

1.bersifat fiktif

2.dapat dibaca dengan sekali duduk

3.kata yang digunakan tidak lebih dari 10.000 kata

4.bisa di tulis berdasarkan peristiwa yang dialami

5.memiliki alur tunggal

Unsur cerpen

Unsur cepen itu ada 2 macam yaitu unsur instrinsik dan unsur ekstrinsik.

Unsur instrinsik merupakan unsur-unsur yang membangun kaya sastra dari dalam.unsur inilah yang membuat cerpen hadir sebagai kaya sastra.unsur instrinsik mencakup beberapa hal sebagai berikut.

  1. Tema

Tema adalah pokok pikiran yang sebagai dasar jalannya cerita pendek .Tema tersebut diambil berdasarkan permasalahan sehari-hari

  • Tokoh

Tokoh atau penokohan adalah unsur yang cukup penting  dalam cerpen.tokoh adalah pelaku yang menjalankan cerita yang diceritakan penulis.pada umumnya penokohan itu ada 4 macam yang di terapkan yaitu antagonis,protagonist,tritagonis,dan figuran.

  • Latar

Unsur intrinsik dalam cerpen selanjutnya adalah latar.latar terbagi 3 macam yaitu:waktu,suasana,tempat.

  • Latar waktu yaitu latar yang dapat menunjukan kapan cerita itu dilakukan.Misalnya pada waktu sore hari,pagi hari,dan malam hari.
  • Latar suasana yaitu salah satu latar yang menceritakan kondisi batin tokoh pada saat itu.Misalnya suasana hati marah,gembira,dan sedih.
  • Latar tempat yaitu latar yang menunjukan keterangan tempat pada cerita atau peristiwa itu terjadi.Misalnya peristiwa itu terjadi di dalam rumah,di taman,dan di luar rumah.
  • Alur

Alur adalah rangkaian peristiwa yang membentuk sebuah cerita.Alur dibedakan menjadi tiga jenis yaitu alur maju,alur mundur,dan alur campuran.

Alur merupakan susunan peristiwa yang membangun keseluruhan dalam cerita.tahapan alur sebagai berikut.

  1. Tahapan pengenalan situasi cerita,berupa pengenalan tokoh,latar,dan sebagainnya.
  2. Tahapan pemunculan masalah(konflik)
  3. Tahapan peningkatan/pengembangan konflik.
  4. Tahapan puncak konflik(klimaks).
  5. Tahapan penyelesaian konflik.
  • Sudut pandang

Sudut pandang merupakan pandangan pengarang untuk memulai cerita.

  • Sudut pandang orang pertama biasanya menggunakan kata ganti “saya”,”aku”,dan “kami”.
  • Sudut pandang orang kedua biasanya jarang ditemukan dalam cerita.sudut pandang ini biasanya menggunakan gaya Bahasa atau kata bahasa “kau” yang memandang kata aku atau dia.
  • Sudut pandang orang ketiga pada sudut pandang ini  Teknik sudut pandang orang ketiga menggunakan kata ganti “dia” “ia” atau kata tokoh yang berbentuk jamak “mereka”.

perbedaan sudut pandang orang pertsama dan sudut pandang orang ketiga berbeda karena sudut pandang sudut pandang orang pertsms biasanya menceritakan dirinya sendiri sedangan sudut pandang orng ketiga tidak berlaku.

  • Amanat merupakan pesan yang disampaikan pengarang kepada pembaca.

Amanat juga mengandung pesan moral,saran,atau ajakan kepada untuk melakukan hal positif para penulis cenderung menggunakan kalimat ajakan seperti “ayo”,”mari” dan lainnya,sedangkan untuk hal negative berisi perintah larangan seperti kata “jangan”,”dilarang”,dan lainnya.

Unsur ekstrinsik merupakan unsur-unsur yang berada dari luar karya sastra,tetapi secara tidak langsung memengaruhi penciptanya karya sastra tersebut.unsur ekstrinsik meliputi latar belakang kehidupan pengarang dan situasi social budaya Ketika karya itu diciptakan.

Others: